Tampilkan postingan dengan label aris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aris. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juni 2010

Aris Idol – Untuk Kita Semua

di sini kita pernah bersama wahai sahabatku
senang riang canda tawa selalu mewarnai
berjuang bersama tanpa mengenal kata menyerah
untuk satu tujuan kemenangan yang sejati
* aku takkan mungkin berdiri di sini saat ini
tanpamu sahabat aku bukanlah apa-apa
ingatlah hari ini di saat kita tua nanti
saat ini pasti takkan mungkin pernah terulang

** satukanlah hati kita, satukanlah untuk cinta
satu untuk selamanya, untuk selamanya

repeat *
repeat ** [2x]

bersama kita bisa satu untuk cinta

repeat ** [2x]

satu untuk selamanya

Aris Idol – Bukan Pemimpi

aku hanya punya hati
aku hanya punya cinta
meski hanya itu
namun aku bisa meluluhkan hatimu
* aku hanya punya suara
yang bisa nyanyikan suara hatimu
yang aku minta ketulusanmu
untuk kita menyatu

reff:
aku bukan pemimpi seperti yang kau kira
aku bukan satu-satunya
dengan sepenuh hati ku lakukan untukmu
aku, aku ingin kau tahu
karna aku, aku bukan pemimpi

repeat *
repeat reff

aku bukan pemimpi seperti yang kau kira
aku bukan satu-satunya
karena aku, aku bukan pemimpi
oooo aku bukan pemimpi yeah
oooo oooo aku bukan pemimpi

Aris Idol – Selain Kamu Ku Ada Yang Memiliki

kuakui selain kamu
ku ada yang memiliki
sebelum kau menjadi
kekasih hatiku
mengapa baru saat ini
selalu kau mempersoalkannya
padahal sebelumnya
kau tak pernah peduli

asalkan mendapatkan cintaku
walaupun tak utuh

reff:
tanya hati kecilmu saja
takkan ku berpaling
tak mungkin ku berpaling dari dirinya

kau bukanlah yang dulu lagi
yang dulu pun telah menguasaimu
mendarah di hatimu
mendarah di amarahmu

mengapa baru saat ini
menguasai palung hidupku
ini menggangguku
kau sungguh menggangguku

repeat reff

reff2:
walau seribu cerca kau caci aku
kau ludahi aku, mengutuk diriku
ku takkan bisa

takut by aris

putus cinta lagi
tak membuatku harus bunuh diri
aku masih bisa cari yang lain
walau pun tak sepertimu
kehilangan kamu sempat membuat aku berantakan
tapi apa boleh buat harus ku terima
kini kau telah pergi

aku takut aku jadi rindu
aku takut rindu kepadamu
aku takut tetap menginginkamu

kalau cuma tubuhmu, cuma wajahmu
aku bisa temukan
tapi kalau hatimu, kalau cintamu
tak bisa ku pastikan

kehilangan kamu sempat membuat aku berantakan
tapi apa boleh buat harus ku terima
kini kau telah pergi

aku takut aku jadi rindu
aku takut rindu kepadamu
aku takut tetap menginginkamu

kehilangan kamu sempat membuat aku berantakan
tapi apa boleh buat harus ku terima
kini kau telah pergi

aku takut aku jadi rindu
aku takut rindu kepadamu
aku takut tetap menginginkamu

kalau cuma tubuhmu, cuma wajahmu
aku bisa temukan
tapi kalau hatimu, kalau cintamu
tak bisa ku pastikan

kalau cuma tubuhmu, cuma wajahmu
aku bisa temukan
tapi kalau hatimu, kalau cintamu
tak bisa ku pastikan

Aris Idol – Bukan Karena Kau Cantik

semua rasa kurasakan hilang
memecah sunyinya hidup
kini duniaku berseri
karena mulai semua akan indah
mungkin ku terbunuh sepi
bila kau tak lagi

* menjadikan aku cinta yang sejati
santunmu menghujam kalbu
berikan ketenangan jiwaku

reff:
dan bila ku sedang rapuh
ku selalu bersandar di bahumu
kau katakan padaku
semua akan baik-baik saja

sesalku pun kan menjauh
bahagia selimuti hidupku
aku cinta padamu
bukan karena wajahmu yang cantik
tapi karena hatimu yang baik

(aku cinta padamu
bukan karena kau cantik)

repeat *
repeat reff

Aris Idol – Belahan Jiwa

harus malam ini kau katakan kepadaku
apakah diriku masih berada di hatimu
cukuplah untukku perlakuanmu padaku
telah kau sakiti aku yang masih sangat mencintamu
reff:
bila memang harus ku yang pergi
biarkan kenangan ini abadi
jika benar itu keinginan engkau
aku rela melepasmu untuknya

cukuplah untukku perlakuanmu padaku
telah kau sakiti aku yang masih sangat mencintamu

repeat reff

apakah salahku dan juga dosaku
sampai kau tega lakukan ini
biarlah diriku menahan sakit
tanpa harus kulihatkan hatimu

repeat reff

bila memang ku harus sendiri
ku tahan sakit ini tanpamu
biarkan kini ku yang tentukan jalan
hatiku sebagai belahan jiwaku